Para pecinta cokelat, bersiaplah untuk jatuh cinta! Terkadang, keinginan untuk menikmati sepotong cake coklat yang kaya rasa, lembap, dan lumer di mulut datang tiba-tiba. Namun, membayangkan kerumitan menggunakan oven atau mixer listrik sering kali membuat kita mengurungkan niat. Resep cake coklat kukus yang sempat viral ini hadir dengan tekstur yang luar biasa moist di bagian dalam dan lapisan ganache cokelat tebal yang creamy di atasnya, kue ini memberikan pengalaman makan mewah ala kafe ternama langsung dari dapur rumah Anda.
Menariknya, resep yang juga banyak dikenal dengan sebutan “Ketagih Cake” di negara tetangga ini sangat bersahabat bagi pemula. Rasanya yang intense namun tidak terlalu manis membuatnya sempurna disajikan saat kumpul keluarga di akhir pekan, pesta kecil yang intim, atau sekadar sebagai suguhan me-time berharga ditemani secangkir teh atau kopi hitam hangat. Mari kita lupakan sejenak alat-alat baking yang mahal, dan ciptakan keajaiban manis ini hanya bermodalkan kukusan dan alat pengocok telur sederhana!
Key Highlights: Mengapa Resep Ini Istimewa?
- Tanpa Alat Baking Rumit: Bebas repot dan ramah pemula! Cukup gunakan panci kukusan (steamer) dan balloon whisk. Anda tidak memerlukan oven atau mixer listrik sama sekali.
- Tekstur Super Moist (Lembap): Penggunaan minyak sayur sebagai pengganti mentega pada adonan dasar membuat cake tetap bertekstur lembap, empuk, rapuh dengan anggun, dan tidak mudah kering.
- Cokelat Ganda yang Dekaden: Perpaduan kue cokelat yang lembut dengan siraman chocolate ganache di bagian atas menciptakan sensasi rasa mewah dan lumer seketika di mulut.
Ingredient Spotlight & Substitusi
- Dark Chocolate & Cocoa Powder: Kunci utama rasa premium di kue ini. Gunakan dark chocolate (bisa bentuk button/coin atau batang yang dicincang) berkualitas baik. Jika Anda lebih suka rasa yang lebih manis, Anda bisa mencampurnya dengan milk chocolate untuk pembuatan ganache.
- Minyak Sayur: Bahan ini mutlak untuk kue kukus agar teksturnya tidak berat. Gunakan minyak dengan rasa netral (seperti minyak kanola, minyak jagung, atau minyak biji bunga matahari) agar tidak menutupi rasa asli cokelat.
- Whipping Cream (Dairy): Untuk ganache yang mengkilap dan sempurna, gunakan krim kental berbahan dasar susu sapi (dairy) yang tawar (unsweetened). Ini akan memberikan tekstur lumer dan rasa gurih yang menyeimbangkan rasa cokelat.
Pro-Tips Langsung dari Dapur
- Lapisi dengan Aluminium Foil: Saat mengukus, uap air sangat mudah menetes ke permukaan kue. Menutup rapat bagian atas loyang dengan aluminium foil akan melindungi kue dari tetesan air yang bisa merusak teksturnya.
- Suhu Ruang untuk Layer Sempurna: Pastikan cake matang dan ganache sama-sama sudah berada di suhu ruang (tidak panas) sebelum digabungkan. Jika ganache disiram saat kue masih panas, lelehan cokelat akan merembes ke dalam pori-pori kue, bercampur, dan merusak pembentukan dua layer yang estetis.
- Teknik Potong “Hot Knife”: Untuk potongan kue yang tajam dan rapi ala bakery profesional, panaskan pisau (bisa menggunakan blowtorch atau dicelupkan ke air panas lalu dilap kering) sebelum memotong. Selalu bersihkan dan panaskan kembali pisau di setiap potongan berikutnya.
- Waktu Relaksasi 10 Menit: Keluarkan kue dari kulkas sekitar 10 menit sebelum disajikan. Hal ini akan membuat ganache sedikit melunak sehingga rasanya benar-benar menyatu dan teksturnya creamy maksimal.

Resep Chocolate Cake Kukus Viral: Super Moist Tanpa Oven & Mixer!
Ingredients
Equipment
Instructions
- Persiapan Loyang & Kukusan: Panaskan panci kukusan dengan api sedang. Siapkan loyang kotak ukuran 20×20 cm. Lapisi dasar dan sisi loyang dengan baking paper (kertas roti). Penting: Buat kertas roti menjuntai lebih tinggi dari loyang agar ganache tidak tumpah dan mempermudah proses pengangkatan kue nantinya. Beri sedikit adonan di pinggiran loyang agar kertas menempel rapi.
- Melelehkan Cokelat Dasar: Dalam panci kecil, campurkan 85 gr dark chocolate dan 70 gr susu cair. Panaskan dengan api sangat kecil hanya sampai cokelat meleleh (jangan sampai mendidih). Angkat dan sisihkan hingga benar-benar mencapai suhu ruang (tidak panas).
- Mengocok Telur: Dalam mangkuk besar, masukkan 2 butir telur, gula pasir, garam, dan vanilla. Aduk menggunakan balloon whisk (pengocok manual) sampai pucat, gula larut, dan teksturnya sedikit mengembang (emulsified).
- Mencampurkan Bahan Basah: Tuangkan campuran cokelat dan susu yang sudah dingin ke dalam adonan telur. Masukkan minyak sayur. Aduk perlahan hingga rata.
- Menambahkan Bahan Kering: Ayak tepung terigu, cocoa powder, baking powder, dan baking soda ke dalam adonan basah. Aduk kembali menggunakan whisk atau spatula secukupnya hingga tidak ada gumpalan tepung yang tersisa. Jangan overmix!
- Mengukus Kue: Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah disiapkan. Banting perlahan loyang beberapa kali ke meja untuk memecah gelembung udara di dalam adonan. Tutup rapat bagian atas loyang dengan aluminium foil. Kukus selama kurang lebih 30-32 menit hingga matang (lakukan tes tusuk dengan lidi, jika keluar bersih berarti sudah matang).
- Proses Pendinginan: Angkat kue dari kukusan. Biarkan kue di dalam loyang hingga suhunya benar-benar turun menjadi dingin (suhu ruang).
- Siapkan mangkuk tahan panas. Masukkan 250 gr cokelat. Lelehkan dengan metode bain-marie (ditim di atas panci berisi air mendidih). Angkat.
- Hangatkan 250 gr whipping cream (bisa dimasak di atas kompor sebentar asal hangat kuku, atau di-microwave).
- Tuangkan whipping cream hangat ke dalam lelehan cokelat secara bertahap (bagi menjadi 3 kali penuangan). Aduk sangat perlahan di setiap tahapnya agar tidak menciptakan banyak gelembung udara (bubbles).
- Saat adonan sudah halus dan mengilap, masukkan 30 gr mentega tawar. Aduk perlahan hingga mentega lumer dan adonan ganache menjadi creamy. Sisihkan hingga suhunya turun dan tidak panas lagi.
- Setelah kue matang benar-benar bersuhu ruang, tuangkan ganache yang juga sudah bersuhu ruang ke atasnya.
- Jika ada gelembung udara kecil di permukaan ganache, Anda bisa menggunakan blowtorch secara singkat untuk menghilangkannya, atau biarkan saja apa adanya.
- Masukkan loyang ke dalam kulkas (chiller) selama minimal 2 jam hingga ganache mengeras dan set.
- Keluarkan dari kulkas. Angkat kue perlahan menggunakan sisa kertas roti yang menjuntai. Buka kertas rotinya, rapikan pinggirannya (trimming) dengan pisau hangat.
- Potong kue sesuai selera (ideal dipotong dengan lebar sekitar 2,5 cm). Hias dengan taburan chocolate flakes atau cocoa powder.
Notes
Cara Menyimpan: Simpan sisa kue di dalam wadah kedap udara yang bersih, lalu masukkan ke dalam kulkas bawah (chiller). Kue bertahan 3-5 hari. Hindari menyimpannya di freezer agar struktur emulsi ganache tidak rusak.










Leave a Reply