Soto Babat Sapi Madiun, Resep Mudah, Enak, Gurih dan Mantap

soto babat
soto babat

Soto Babat Sapi khas Madiun merupakan olahan soto berbahan dasar jeroan sapi, yaitu babat. Makanan berkuah ini menjadi ciri khas kuliner kota Madiun, Jawa Timur. Memiliki bahan dasar yang berbeda dari kebanyakan soto di Indonesia, menjadi keunikan sendiri untuk kuliner yang satu ini. Jika kamu pecinta makanan berbahan dasar babat sapi, kamu harus coba untuk mencicipinya.

Babat sapi merupakan daging yang berasal dari lambung sapi. Bagian daging sapi ini memiliki cita rasa yang lebih gurih dari jenis jeroan sapi yang lain. Untuk tekstur dari babat sendiri memiliki perbedaan sesuai dengan jenisnya. Banyak orang yang menyukai babat karena cita rasanya yang sangat khas. Selain menjadi bahan dasar soto, kamu juga bisa mengolahnya menjadi sate, gulai, gongso, dan lain-lain.

Ada 3 jenis babat yang dapat kamu gunakan untuk membuat soto ataupun olahan makanan lainnya. Yang pertama adalah babat rumen atau babat handuk. Babat ini memiliki tekstur yang lembut dan juga halus, seperti layaknya handuk. Babat ini sangat cocok untuk diolah menjadi masakan yang berkuah seperti sop atau soto.

babat sapi

Jenis babat yang kedua adalah babat retikulum. Babat jenis ini memiliki motif seperti sarang tawon, bertekstur lebih keras dan liat. Sangat membutuhkan waktu yang lama untuk mengolahnya sebagai makanan. Dan yang ketiga adalah babat omasum. Babat ini memiliki bentuk berlembar-lembar seperti buku. Babat ini merupakan babat yang paling gurih daripada jenis babat lainnya.

Depot Soto Babat Sapi Madiun

Di Madiun, soto babat sudah ada sejak tahun 1960, diperkenalkan oleh Tan Han Thiem melalui depot nasi soto miliknya. Depot soto tersebut menjual berbagai macam menu olahan babat sapi dengan memakai resep pribadi. Meski sempat tutup pada tahun 2000, namun depot tersebut buka kembali dengan pengelola yang berbeda juga lokasi yang berbeda. Pengelola berikutnya adalah keponakan dari pengelola pertama.

Adalah Depot Babat Cokro yang masih ada hingga saat ini. Berlokasi di Jalan Cokrominoto 73 Madiun, Kidul Klenteng. Soto babatnya masih menggunakan resep yang sama dari awal penjualan soto ini. Oleh karena itu, rasanya tidak berubah dan masih sama enaknya. Babat pada depot ini diolah dengan cara di presto terlebih dahulu, agar daging babat menjadi empuk dan nikmat saat menyantapnya. Hal ini menjadi ciri khas soto babat sapi di kota Madiun.

Soto Babat Sapi khas Madiun

5 from 1 vote
Recipe by Masak.TV Course: Video ResepCuisine: Madiun, IndonesiaDifficulty: Medium
Servings

6

servings
Prep time

30

minutes
Cooking time

3

hours 
Calories

300

kcal

Resep Soto Babat Sapi khas Madiun

Ingredients

  • Bahan Utama
  • 300 gr Babat sapi

  • 300 gr Daging sapi

  • 2 lit Air

  • 100 ml Santan kental instan

  • 3 cm Lengkuas

  • 2,5 cm Jahe

  • 2 btg Sereh, memarkan

  • 1/4 bh Pala

  • 6 bh Cengkeh

  • 3 bh Kapulaga

  • 3 lbr Daun jeruk

  • 2 lbr Daun salam

  • Garam secukupnya

  • 1 sdm Gula jawa

  • Bumbu Halus
  • 6 bh Kemiri, sangrai

  • 12 siung Bawang merah

  • 6 siung Bawang putih

  • Minyak goreng secukupnya

  • 2,5 cm Kunyit

  • Pelengkap
  • Jeruk nipis secukupnya

  • 1 btg Daun bawang

  • 2 btg Seledri

  • Bawang merah goreng secukupnya

  • Emping secukupnya

  • 1 bh Tomat, potong dadu

  • Tauge secukupnya

Directions

  • Rebus babat dan daging sapi dengan 2 liter air selama 90 menit hingga empuk. Tiriskan babat dan daging sapi, buang air rebusannya. Potong-potong berbentuk dadu kecil. Sisihkan.
  • Haluskan semua bahan bumbu halus. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus bersama daun salam, daun jeruk, sereh, lengkuas, cengkeh,dan kapulaga. Tumis hingga harum.
  • Masukkan babat dan daging sapi. Aduk rata.
  • Tuangkan santan dan sisa air. Aduk rata.
  • Tambahkan garam, merica, kaldu bubuk, dan gula. Aduk rata. Masak hingga mendidih.
  • Masukkan daun bawang, tauge, tomat, dan bawang merah goreng. Aduk sebentar hingga tauge setengah matang. Angkat dan sajikan dengan tambahan air perasan jeruk nipis, seledri, dan emping.

Recipe Video