CLOSE AD
Ogura Cake Coklat
ogura cake coklat

Resep Ogura Cake Coklat Super Lembut

4.8 from 196 votes

Resep Ogura Cake ini dibuat dengan sistem oven setengah dikukus atau au bain marie. Kue ini sangat lembut seperti kapas, lebih lembut teksturnya daripada kue chiffon.

Dari namanya, mungkin Anda mengira kalau resep ogura cake ini berasal dari Jepang. Namun, ternyata asal-usul kue ini cukup jauh dari ‘Negeri Sakura’ tersebut. Ogura cake awalnya berasal dari Batu Pahat, Malaysia. Beberapa sumber mengatakan bahwa ogura cake merupakan inovasi baru dari para pembuat roti di daerah tersebut.

Mengapa Dinamai Ogura?

Ogura Cake - Tintin Rayner
ogura cake – tintin rayner

Konon, ada seorang wanita yang tinggal di Batu Pahat dan tengah merindukan suaminya yang pergi ke Jepang. Sudah sekian lama menanti, ternyata sang suami yang berkebangsaan asli Jepang itu meninggal tanpa penyebab yang jelas. Untuk mengenang cintanya, wanita itu membuat sebuah kue dengan nama suaminya, yakni Ogura. Nah, cerita itu menyebar luas berikut resep kuenya. Di Tiongkok, ogura cake juga punya versi sendiri, yakni xiang si dan gao yang artinya love sick cake.

Resep Ogura Cake Coklat

Ogura cake sekilas memang mirip kue bolu. Namun, ketika disentuh atau disantap, tekstur kue ini mirip seperti chiffon yang lembut dan ringan, tapi tidak seret. Berbeda dengan chiffon cake, dalam resep ogura cake ini perlu dipanggang dengan teknik khusus, yakni au bain marie atau hot water bath.

Baca juga : Mengenal Teknik Au Bain Marie

ADVERTISEMENT

Untuk mendapatkan tekstur kue yang super lembut, penting juga untuk memilih tepung terigu yang tepat. Gunakan tepung terigu protein rendah untuk kue-kue bolu yang memiliki tekstur ringan dan fluffy.

Baca juga : Kenali Jenis Tepung Terigu dan Tips Memilihnya

Resep Ogura Cake Coklat

Resep Ogura Cake Coklat

Recipe by Faza Hanifa
4.8 from 196 votes

Kue spons yang super lembut ini dibuat dengan teknik au bain marie. Teksturnya lebih lembut dari sifon

Course: Cake dan KueCuisine: AsianDifficulty: Medium
Servings

16

servings
Prep time

30

minutes
Cooking time

45

minutes
Calories

300

kcal
Total time

1

hour 

10

minutes
Cook Mode

Keep the screen of your device on

Ingredients (Shop in the Green Link)

  • Bahan Adonan Dasar
  • 5 butir kuning telur

  • 1 butir telur utuh

  • 80 ml minyak sayur

  • 1 bungkus santan instan (65 g)

  • 55 g tepung terigu protein rendah

  • 30 g cokelat bubuk (dark chocolate dutch process)

  • Bahan Adonan Meringue
  • 5 butir putih telur

  • 100 g gula pasir

  • ½ sdm air jeruk lemon

Directions

  • Siapkan loyang terlebih dahulu. Loyang yang dipakai adalah loyang bongkar pasang bulat ukuran diameter 18 cm atau dapat memakai loyang kotak ukuran 20 x 20 cm
  • Olesi loyang dengan mentega / margarin dan lapisi sisi samping dan/atau bawah loyang dengan baking paper
  • Siapkan 6 butir telur dan pisahkan kuning dan putih telur, 5 kuning telur dan satu telur utuh akan dipakai untuk adonan dasar, 5 putih telur akan dipakai untuk adonan meringue
  • Tambahkan minyak sayur dan santan ke dalam kuning telur aduk rata dengan menggunakan balon whisk
  • Tambahkan tepung terigu dan cokelat bubuk ke dalam adonan, sebaiknya diayak kemudian aduk rata kembali dengan menggunakan balon whisk (pilihlah cokelat premium untuk rasa cokelat yang enak dan aroma wangi)
  • Buat adonan meringue dengan mengocok putih telur dan air lemon. Dengan speed tinggi, kemudian tambahkan gula dalam tiga tahap. Kocok sampai adonan soft peak
  • Tuang adonan dasar ke dalam wadah besar. Ambil adonan meringue dan tambahkan ke dalam adonan dasar. Dalam tiga tahap atau lebih, aduk balik perlahan dengan spatula
  • Tuang adonan dalam loyang, panggang dengan sistem Au Bain Marie selama 45 menit api bawah, dan 5 menit api atas dengan suhu 170°C (sesuaikan oven masing-masing)

Recipe Video

TIPS

  • Saat mencampur adonan, lakukan dengan lembut dan hati-hati untuk mempertahankan udara dalam adonan. Ini membantu kue menjadi lebih ringan.
  • Panaskan oven sebelum memasukkan adonan. Suhu yang tepat membantu kue mengembang dengan baik tanpa kehilangan struktur.
  • Gunakan loyang yang non-stick dan ukuran yang sesuai. Pilih loyang yang tidak terlalu besar agar kue bisa naik dengan sempurna.
  • Setelah adonan dituangkan ke dalam loyang, ketuk-ketuk loyang secara lembut beberapa kali untuk membuang gelembung udara yang besar.
  • Selama proses memanggang, hindari sering membuka oven. Hal ini bisa menyebabkan kue turun sebelum waktunya.
  • Setelah selesai dipanggang, dinginkan kue di rak kawat sebelum disimpan. Simpan dalam wadah kedap udara agar tetap lembut dan segar lebih lama.